Halo, saya Ivandhana!
Ketika orang bertanya apa pekerjaan saya, maka saya akan langsung menjawab “saya adalah coach dan trainer”.

Elise was able to find the bottlenecks we had in our business model and created a strategy to eliminate them. We are very happy with our outcome.

– Name @company

Ivandhana, SE, LCPC

Coach adalah sebutan untuk orang yang didalam menjalankan profesinya dalam membantu klien menggunakan pendekatan coaching. Coaching sendiri menurut International Coaching Federation adalah sebuah bentuk kerjasama dengan klien (Coachee) dalam menstimulasi pikiran dan proses yang kreatif dalam diri klien , sehingga dapat menginspirasinya untuk memaksimalkan potensi, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam karier profesionalnya.

Itu sebabnya dalam menjalankan profesi saya sebagai coach, biasanya saya akan mendampingi coachee untuk mengeksplorasi segala macam potensi dalam dirinya untuk mencapai tujuannya yang kebanyakan saya membantu klien atau coachee saya untuk bisa lebih produktif didalam bekerja dan mencapai tujuan lainnya. Itu sebabnya saya sering dipanggil sebagai seorang personal productivity coach.

Dalam menjalankan peran saya sebagai coach, biasanya saya akan mendampingi dan mengajak klien untuk :

Memetakan Potensi Dirinya

Memahami apa yang menjadi penghambat dalam dirinya

Menentukan langkah-langkah yang perlu diambil agar lebih produktif

Mempersiapkan Sumber Daya yang dibutuhkan untuk menjalankan langkah diatas

Melakukan evaluasi terhadap langkah tersebut sehingga individu itu bisa terus bertumbuh selama masa coaching

Lantas bagaimana dengan profesi trainer?

Trainer sendiri adalah orang yang membawakan sesi training yang berfokus pada peningkatan knowledge, skill dan attitude (KSA) pesertanya. Jadi proses training itu membantu individu yang awalnya tidak tau menjadi tau, tidak mampu menjadi mampu dan tidak mau menjadi mau.

Hmm… begini saya adalah trainer di topik kepemimpinan, komunikasi, hingga produktivitas, yang artinya saya membantu orang :